Beberapa hari kemarin Ilmu Pengetahuan.Org
memposting artikel tentang Energi Alternatif dari
Urine. Ternyata sebelumya di negara kita, Negara Indonesia juga ada.
Seperti yang diberitakan di beritajatim.com, 2 orang siswa SMA 10
Malang juga berhasil menemukan energi alternatif dari urine.
Pasokan sumber daya alam untuk bahan bakar yang tidak bisa diperbaharui dan
semakin hari terus-menerus semakin berkurang, membuat manusia mencari cara
untuk menciptakan sebuah inovasi baru bagaimana cara menggantikan bahan
bakar tersebut.
Seperti yang dilakukan oleh 2 orang siswa SMA 10
Malang ini. Yang unik dari bahan bakar alternatif ini yaitu dari
urine. Ya urine atau air kencing manusia yang dikombinasikan dengan tenaga
surya. Energi yang dihasilkan dari bahan bakar urine ini pun ternyata bisa
menggerakkan kendaraan.
Photo Electro System adalah nama
dari penemuan tersebut. Prinsip kerja energi alternatif ini yaitu, listrik
bertenaga matahari ini ditampung di dalam baterai dan difungsikan untuk
menggerakkan mesin 75%, 25% nantinya akan digunakan dalam proses elektrolisasi.
Dengan menggunakan elektrolizer ini, elektrolit berwujud urine akan membentuk
gas hidrogen dan nitrogen. Membutuhkan waktu sekitar 1.5 menit untuk 1 liter
urine. Untuk kualitas urine yang digunakan hanya dari urine manusia sehat. Ini
dikarenakan, urine yang mengandung gula atau unsur kimia menyebabkan
terganggunya proses elektrolisasi.
Setelah proses elektrolisasi selesai, gas yang
berwujud hidrogen akan dialirkan ke fuel cell yang akan menyebabkan
terjadinya rekasi penggabungan antara oksigen dan hidrogen, sehingga akan
mendapatkan listrik. Kemudian listrik yang dihasilkan tersebut akan dialirkan
ke proton exchange membrane fuel cell untuk mengikat proton, sehingga
hanya elektronnya saja yang disimpan di dalam baterai yang akan menjadi tenaga
penggerak kendaraan tersebut. Uji coba yang dilakukan yaitu dengan mobil remote
control.
Membutuhkan biaya sekitar 50 juta agar penemuan
ini bisa direalisasikan di mobil sesungguhnya. Biaya tersebut lebih sedikit
daripada mobil hybrid dengan harga sekitar 250 juta. Rencananya solar cell
akan dipasang di atap mobil, untuk elektrolizer dan fuel cell akan ditanamkan
di mesin mobil. Mobil dengan energi alternatif dari urine ini nantinya
mempunyai daya 100 HP/5.000 rpm dengan torsi 125 nm/3.800 rpm.
Sekarang ini, pihak SMAN 10 Malang baru
mengajukan hak paten atas penemuan 2 siswanya tersebut. Untuk kedepannya apabila
sudah di uji, akan membangun sebuah SPBU yang digunakan sebagai tampungan
urine. Sekarang ini juga 2 siswa tersebut masih terus berusaha meneliti dan
mengembangkan hasil temuan tersebut untuk bisa menggantikan BBM. “Mereka
membutuhkan dukungan dari pemerintah, agar bisa mengatasi masalah BBM yang
semakin hari semakin rumit di negara Indonesia, dan mereka sudah terbukti bisa
melakukan dengan membawa medali emas di olimpiade dunia.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar